Semangat Peduli Lingkungan Sejak Dini

Pada hari Sabtu, 24 November 2018 lalu, masih bersama dengan Universitas Muhammadiyah untuk kedua kalinya JARI melakukan sosialisasi lingkungan disalah satu Sekolah Dasar di daerah Tumbang Nusa.  Bertempat di SDN Bereng Kajang 1, kedatangan tim sudah ditunggu antusias oleh anak-anak. Kami dipersilahkan menggunakan satu ruang kelas yang sebelumnya memang telah dipersiapkan oleh para guru. Dibantu oleh beberapa mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang kebetulan sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN)disekolah ini, anak-anak dikumpulkan mulai dari kelas I sampai VI. Hal ini merupakan permintaan dari pihak sekolah sendiri agar semua siswanya dapat ikut pada saat pemutaran video.

“Supaya anak-anak semuanya bisa belajar dari video tentang menjaga lingkungan,”

Kata kepala sekolah SDN Bereng Kajang 1, Bapak Widodo, sambil sesekali sibuk lalu lalang membantu mempersiapkan listrik dikelas. Maklum saja, hari itu kira-kira pukul 09.00 pagi, listrik padam. Hal ini menyebabkan kegiatan agak tertunda, tetapi pihak sekolah sudah sangat membantu kami dengan mencoba menghidupkan generator milik sekolah. Sayangnya, arus listrik yang ada tidak cukup kuat untuk bisa menghidupkan LCD yang kami bawa.  Akhirnya, kami menggunakan laptop untuk memutarkan 2 video yang sudah kami siapkan.

“Apa saja yang dilihat dari video tadi?”

Tanya Mariaty selaku fasilitator kepada anak-anak.

“Ada orang utan…ada pohon…ada monyet”

Sahut mereka riuh dengan berbagai macam jawaban. Dengan keterbatasan yang ada, memang anak-anak tidak dapat menonton video dengan sempurna, tetapi Mariaty membantu mereka dengan menjelaskan masing-masing video setelah diputarkan agar pesan yang dimaksud dapat sampai kepada mereka.

“Jadi, apa yang harus dilakukan untuk menjaga lingkungan?”

Tanya Mariaty untuk mengingatkan anak-anak.

“Jangan buang sampah sembarangan”

“Jangan menebang pohon”

Sahut beberapa anak. Senang sekali karena pada akhirnya anak-anak tetap bisa menangkap pesan yang baik dari video dan penjelasan dikelas hari itu.

Setelahnya, sama seperti pada kegiatan sebelumnya, kami membawa anak-anak ini untuk berkreativitas menggunakan bahan daur ulang. Tetapi hanya anak-anak dari kelas IV sampai VI saja untuk alasan keamanan, sebab akan digunakan gunting dan cutter pada kegiatan ini.

Kali ini, kami menggunakan botol-botol air mineral bekas yang akan kami buat menjadi kotak pensil dan kemudian diwarnai atau dilukis sesuai imajinasi mereka menggunakan cat air. Tentu saja anak-anak senang. Dalam kelompok mereka bekerjasama menghasilkan  kotak pensil dengan kreativitas mereka sendiri. Selain itu, dengan memanfaatkan koran-koran bekas yang ada, yang sebelumnya digunakan sebagai alas untuk tempat mewarnai, Mariaty dan beberapa anak lain beserta guru juga membuat bunga. Mereka juga memanfaatkan sisa botol-botol yang ada sebagai vasnya.

Hari itu kegiatan berlangsung menyenangkan dan tertib. Sebagai penutup, ucapan terimaksih juga kami berikan lewat penyerahan tanaman dan bunga secara simbolis kepada sekolah. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan sekarang dan di masa depan. (Pinar)